by

Faktor yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Wanita

Wanita memiliki organ reproduksi yang unik dengan adanya siklus menstruasi yang terjadi setiap 28 hingga 35 hari sekali. Siklus menstruasi tersebut akan terus berulang mulai seorang perempuan sudah dewasa hingga ia masuk masa menopause yaitu sekitar usia 50 tahunan. Siklus menstruasi juga menjadi ciri wanita tersebut memiliki sistem reproduksi yang sehat. Kesehatan sistem reproduksi akan sangat berpengaruh pada bisa atau tidaknya wanita memiliki keturunan.

Meski secara teori siklus menstruasi terjadi antara 28 hingga 35 hari sekali dan berlangsung terus dengan periode yang sama, namun banyak wanita mengalami siklus yang tidak teratur. Terkadang ia mendapatkan haid setelah 29 hari sejak haid pertama bulan lalu, namun di bulan berikutnya justru haid pertama datang setelah jeda 35 hari. Hal tersebut sering terjadi dan terkadang membuat para wanita bertanya-tanya apakah ia sedang hamil karena tak kunjung mendapatkan menstruasi. Padahal hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, baik itu sebab yang ringan ataupun sebab yang parah. Bagi Anda para wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur ada baiknya Anda mengetahui apa penyebab siklus men tidak menentu tersebut untuk mengantisipasi adanya sebab yang membahayakan.

Berikut ini adalah beberapa penyebab siklus menstruasi wanita menjadi tidak teratur:

  • Stress.

Stress dapat menjadi penyebab berbagai jenis penyakit termasuk penyakit hormonal seperti siklus menstruasi yang tidak teratur. Seorang wanita yang stress bisa mendapatkan menstruasi lebih cepat atau lebih lambat. Saat sedang menstruasipun, seorang wanita yang sedang stress dapat mengeluarkan darah lebih cepat atau dengan volume banyak sekaligus atau sebaliknya dengan volume yang sedikit namun dengan masa yang lebih lama.

  • Kelelahan.

Over work atau kelelahan juga menjadi penyebab maju atau mundurnya siklus menstruasi. Kelelahan fisik ataupun mental menjadi penentu apakah sel telur menjadi lebih cepat matang atau lebih lambat.

  • Menggunakan pil kb.

Memakai pil kb yang berisi hormon juga akan mengganggu siklus menstruasi. Ada kalanya pil kb membuat menstruasi menjadi lebih cepat namun ada kalanya Anda akan menjadi lebih jarang menstruasi.

  • Gejala penyakit tertentu.

Memiliki penyakit di organ reproduksi juga bisa menjadi penyebab wanita mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Misalnya wanita dengan sel kanker leher rahim bisa mengalami pendarahan di luar masa menstruasi atau menjadikan menstruasi menjadi lebih lama.

Dari berbagai penyebab di atas, Anda bisa mencari tahu sebab mana yang lebih pas dengan kondisi Anda. Jika perubahan siklus menstruasi terjadi dengan drastis, ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter kandungan agar memastikan tidak ada sebab yang serius dibalik berubahnya siklus menstruasi yang biasanya dialami. Kestabilan siklus menstruasi juga mempengaruhi perhitungan masa subur untuk Anda yang ingin memiliki momongan.

Comment

News Feed